Cara Merawat Ayam Birma

Cara Merawat Ayam Birma.
cara merawat ayam burma

Saat ini di Indonesia sudah banyak sekali jenis ayam aduan, semua itu tidak lepas dari para peternak di negara kita yang suka mensilangkan beberapa jenis ayam. Hal ini sangat bagus sehingga tidak kalah kualitas ayam di negara kita dengan negara luar, khususnya Thailand, Birma dan Vietnam.

Namun hasil dari silangan yang diperoleh tidak semudah yang kita bayangkan bahwa jenis Bangkok jika disilangkan dengan jenis Birma, maka anaknya banyak timpuk dan mainnya bagus atau sebaliknya, tapi hasilnya kebanyakan mainnya jelek dan pukulnya lumayan bagus, bener gak ?

Saya sendiri sudah sering melakukan uji coba dari beberapa jenis ayam namun lebih banyak mengecewakan daripada yang bagus, meskipun dari hasil anakan pertama mendapatkan hasil yang lumayan tapi dianakan ke-2 belum tentu sama, selain itu pada saat ayam itu bertelur kita liat ada 8 butir misalkan, tapi anaknya yang bagus belum tentu semua, paling banyak 2 ekor dan bisa jadi gagal semua. Hal ini yang menyebabkan harga ayam semakin mahal dan langkah untuk mendapatkan yang bagus.

Negara tetangga sering kali mengeluarkan ayam bagus-bagus dan hal ini terbukti, namun apa sobat tau yang gagal sudah berapa banyak dan pada kemana ? hahaha, mereka pun banyak sekali gagalnya, jadi saya simpulkan bahwa anak ayam di negara kita tidak kalah kualitasnya dengan anak ayam negara tetangga.

Hari ini saya akan cerita sedikit dari pengalaman saya, dan kejadian ini belum lama. Saya ada main kekalangan dan pada waktu itu saya melihat ada seekor jenis birma sedang ngadu dan ketemu jenis bangkok, pemikiran saya mungkin sama dengan sobat bahwa jenis bangkok akan kalah.

Ronde pertama pas ayam berabar, kurang lebih baru 5 menit, ayam jenis bangkok sudah kena mata, dan saat itu pasaran untuk taruhan sudah berian 2 dan itupun tidak ada yang mau tahan, termasuk saya lho ayam sudah kena mata dan lawannya birma. tapi kejadian ini adalah pengalaman buat saya dan sobat, karena pada saat jenis bangkok buta sebelah, ayam itu lebih cekatan dalam arti lebih banyak timpuk, akhirnya mulai naik pasaran karena yang jenis birma pada saat dipukul sangat dirasakan.

Masuk Ronde 2 jenis birma masih unggul dengan berian 7 dan mulai pemain banyak yang nahan, dan pada saat menit ke 10 jenis birma ini mati dikalangan, posisi taruhan masih sama turun naik di 6 dan 7. Sobat tau kenapa bisa mati dikalangan ? ini resikonya kalau kita tidak bisa merawat ayam jenis birma, Ternyata ayam itu Bantet pada saat kena air, dan pukulnya mulai tidak terarah dan pada saat ayam bertempel jenis birma ini turun dan agak keluar maka usai sudah kena pukul pas di belakang telinga.

Cara Merawat Ayam Birma Yang Benar

Cara merawat ayam birma yang benar bisa dilakukan banyak cara namun dari beberapa cara sudah saya coba dan kesimpulan saya akan dibagikan hari ini, silakan dicoba mungkin untuk sobat yang benar-benar ingin mengetahui cara merawat ayam birma yang benar.
Cara merawat Ayam Birma :
  1. Mandikan ayam hingga menggigil dan kondisi matahari harus terik di pagi hari
  2. Jemur ayam tersebut hingga bulu kering (lihat berapa lama ayam itu mulai buka mulut/ngos-ngosan)
  3. Pindahkan di tempat yang adem kemudian setelah hilang rasa capenya kasih air minum.
  4. Biarkan ayam tersebut istirahat 1 jam kemudian lepas kekandang umbar yang ada tangkringan selama 3 jam.
  5. Angkat dan mulailah latihan untuk melompatkan ayam tersebut
  6. Berapa lompatan ayam tersebut sudah cape (jangan di forsil)
  7. Misal minggu pertama bisa lompat sebanyak 15 kali dan diminggu ke-2 sobat bisa naikan menjadi 18 atau 20 kali (tergantung kondisi ayam).
  8. Jangan lebih dari 20 didalam 1 hari
  9. Pada minggu ketiga, Sobat lakukan cara berbeda yaitu setelah ayam dijemur dengan kondisi sangat cape lepas ayam tersebut kekandang umbar yang ada pasirnya biar ayam itu mandi pasir namun jangan di hari jumat, sabtu atau minggu, kenapa ? karena di hari sabtu atau minggu sobat pasti ngadu ayam bener gak ? hehehe.
  10. Waktu yang baik ayam mandi pasir dihari senin, selasa, rabu paling lambat hari kamis, kalau ayam tersebut mau di tren atau diabar pada hari minggu.
Silakan sobat buktikan sendiri bener gak cara melatih jenis ayam birma seperti ini, berbeda dengan bangkok yang setiap harinya harus kita putar entah dengan betina ataupun untulan.
Untuk mendapatkan hasil itu tentu harus dijaga makannya, pesan saya jangan pernah kasih makan ayam dengan beras merah karena beras merah adalah salah satu penyebab ayam bantat, jika ayam sobat bantat tidak usah takut, kenapa ?
Semoga ilmu ini berguna untuk sobat dan indahnya berbagi ilmu didalam dunia adu ayam, jika ada yang salah mohon maaf, karena ini saya sampaikan menurut pengalaman saya, salam kukuruyukkkk.

Tinggalkan Balasan